Langsung ke konten utama

NGULIK ASIK MITSUBISHI OUTLANDER PHEV


DEALER RESMI MITSUBISHI PULOGADUNG JAKARTA TIMUR
DEALER RESMI MITSUBISHI PULOGADUNG JAKARTA TIMUR

Program pemerintah mengurangi emisi karbon menjadi perhatian dari produsen otomatif. Penggunaan mobil listrik adalah salah satu upaya untuk menjaga lingkungan lebih terjaga dari emisi karbon. PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menunjukkan komitmen tersebut dengan meluncurkan produk hybrid dan electric vehicle (EV). Yaitu, Outlander PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle). Sejak diluncurkan pada Juli 2019, ternyata belum banyak pengendara yang memahami ketangguhan mobil jenis SUV tersebut.

Memiliki mesin gasoline 2.4 L motor dan baterai Outlander PHEV memang cocok dijajal untuk semua medan. Baik di dalam kota, lintasan antarkota, maupun di jalur ekstrem sekalipun. Untuk lintas ekstrem, Outlander PHEV benar-benar canggih. Sumber: JawaPos.com berkesempatan menjajal ketangguhan mobil tersebut dalam test drive di Surabaya-Pasuruan-Jember-Banyuwangi, pada Minggu (2/2) hingga Senin (3/2) lalu.

Outlander PHEV
Outlander PHEV

Outlander PHEV memiliki tiga mode yang dapat dikombinasikan penggunaannya. Yaitu EV Drive Mode, Series Hybrid Mode, dan Parallel Hybrid Mode. EV Drive Mode, mobil ini melaju menggunakan tenaga listrik alias full baterai. Tidak memakai bahan bakar minyak (BBM). Untuk mode ini Outlander PHEV bisa melaju sejauh 50 hingga 60 km. Penggunaan mobil sejauh ini dapat menjaga kelestarian lingkungan.

Jika kekuatan baterai menurun, mobil otomatis melaju dengan Series Hybrid Mode. Pada mode ini kendaraan menggunakan perpaduan tenaga listrik dan mesin. Ketika energi di baterai turun pada level tertentu, secara otomatis mesin gasoline 2.4 L akan menghasilkan listrik untuk baterai. Sementara bagi pengemudi yang membutuhkan ekselerasi tinggi dapat memakai Parallel Hybrid Mode.

Mitsubishi Outlander PHEV
Mitsubishi Outlander PHEV

Pada minggu (2/2), Sumber: JawaPos.com melintas dari Surabaya menuju kawasan Bromo, Kabupaten Pasuruan. Jalurnya cukup ekstrem dan menantang. Mulai dari yang menanjak, menikung tajam, bahkan tikungan tajam disertai tanjakan ekstrem. Lintasan itu sangat menguji keahlian dari pengemudi. Salah-salah berekselerasi bisa berakibat fatal. Namun, dengan Mitsubishi Outlander PHEV pengemudi tidak perlu khawatir. Mobil tersebut bisa melintas dengan mulus, tanpa ada jeda atau suara lek akibat pergantian transmisi.

Melintas menuju Teras Bromo, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan dari Surabaya, selain menghadapi jalan yang menanjak dan menikung tajam, juga lintasan sempit. Ditambah pula ada pasar tradisional. Tentunya jalan terasa semakin sempit. Pedagang tumpah ke pinggir jalan disertai dengan ramai pejalan kaki.

Outlander PHEV 2020
Outlander PHEV 2020

Bagi pengemudi yang kurang konsentrasi tentu memiliki ancaman risiko cukup tinggi. Tapi dengan Outlander PHEV risiko tersebut dapat diminimalisasi. Pasalnya FCM, suatu indikator pengereman otomatis jika terdapat kendaraan atau orang yang muncul tiba-tiba. Untuk jalanan yang banyak turunan dan tajam, pengemudi dapat memanfaatkan regeneratif brake. Regeneratif brake ini memiliki lima tingkatan. B1-B5). Semakin terjal turunan dan menikungnya jalan, pengemudi bisa memakai B5. Fitur ini sangat bermanfaat ketika melintas dari dari Tosari, Kabupaten Pasuruan menuju Jember. Jalanan banyak menikung menurun.

Mitsubishi PHEV
Mitsubishi PHEV

Rifat Sungkar, brand ambassador Mitsubishi mengatakan, mobil Outlander PHEV memang dirancang untuk kendaraan keluarga di segala medan jalan. Baik dalam kota, antarkota, pegunungan, pantai, dan lain sebagainya.

Cocoknya mobil Outlander PHEV untuk keluarga karena terdapat lima bangku yang disertai dengan bagasi begitu luas. “Keluarga yang mau liburan sambil berkemah pun asyik,” ujar Rifat di Teras Bromo, Pasuruan, Minggu (2/2). Lebih jauh Rifat mengatakan, PHEV merupakan evolusi dari Hybrid ke mobil listrik. Teknologi yang diusung PHEV untuk memenuhi regulasi yang menciptakan lingkungan yang ramah tanpa ada emisi. Apalagi di DKI Jakarta telah terdapat Pergub nomor 3 tahun 2020 tentang insentif pajak bea balik nama kendaraan bermotor listrik berbasis baterai untuk transportasi jalan.

4 wheel Drive
4 wheel Drive

Di lain sisi, infrastruktur mobil listrik di Indonesia belum memadai. Makanya, Mitsubishi Outlander PHEV masih menempatkan mesin yang menggunakan BBM. Tujuannya, agar pengemudi ketika berada di wilayah yang jauh dari stasiun pengisian listrik dapat tetap melaju tanpa khawatir.

Head of PR & CSR Department PT MMKSI Aditya Wardani menambahkan, penjualan Mitsubishi Outlander PHEV memang difokuskan di wilayah Jabodetabek dan Bali. Bersamaan dengan itu, PT MMKSI pun menyediakan tempat pengisian cepat daya listrik. “Di Jabodetabek terdapat 12 stasiun pengisian cepat dan 2 di Bali,” kata Aditya. Bagi yang ingin memiliki Outlander PHEV, pihak mitsubishi bakal mensurvei rumah calon pembeli untuk disediakan tempat charging listrik untuk mobilnya.

Advance Technology Mitsubishi Outlander PHEV
Advance Technology Mitsubishi Outlander PHEV

Info Lengkap Unit dan Promo, Hub:
ARI TRI WIBOWO
Mitsubishi Sales Authorized Dealers
Click On 👇🏼
☎️ 081389247541


Postingan populer dari blog ini

Bukti Kenyamanan Xpander Ultimate

Mitsubishi Xpander Kebanggaan Keluarga Indonesia Kehadiran Mitsubishi Xpander produksi PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) di Tanah Air, menjadikan persaingan mobil kelas Low Multi Purpose Vehicle (LMPV) lebih ketat. Mitsubishi Xpander membawa nilai tambah yang lebih baik saat dikendarai, seperti kenyamanan, kepraktisan, hingga desain eksterior. Tengok saja bagaimana desain tajam dari Xpander, seperti mendobrak pakem tampilan mobil-mobil sekelasnya. Xpander tampil lebih modern dan terlihat agresif. Penerapan bahasa desain "Dynamic Shield" pada mobil-mobil lansiran Mitsubishi, ternyata membuat Xpander ketularan tampil modern. Xpander Ultimate Putih Mitsubishi Xpander melakukan debut global pertama kali di Indonesia pada ajang GIIAS 2017. Diproduksi pada fasilitas pabrik perakitan Mitsubishi Motors, terletak di kawasan industri Deltamas, Bekasi, Jawa Barat dengan besaran konten lokal saat ini mencapai 67%. Mitsubishi Motors pad...

MITSUBISHI XPANDER CROSS: REVIEW PER TIPE

Xpander Cross Ada beberapa perbedaan yang dimiliki Mitsubishi Xpander reguler dengan Xpander Cross . Secara harga kedua varian tersebut beda Rp 19,6 juta (antara varian tertinggi Xpander Ultimate A/T dan Xpander Cross Premium Package A/T). Smart Audiovisual Xpander Cross Lantas apa saja perbedaan yang membuat Xpander Cross benar-benar layak dipinang dibanding versi reguler atau sebaliknya. Dari Beberapa hal fakta dilapangan berhasil mengumpulkan perbedaan berdasar hasil uji coba yang diadakan Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) di Bali (4-5 Februari 2020). 1. Desain Xpander Premium Tampilan  Xpander Cross jelas lebih macho dan kental nuansa petualang khas sebuah SUV. Identitas tersebut terlihat pada bemper depan belakang, overfender, lampu depan, side skirt dan roof rail. Kabin juga terlihat lebih mewah dengan pilihan warna dasbor dan trim elegan. 2. Ground Clearance Xpander Crossover Penggunaan pelek R17 dan ban profil tebal membuat ground clearence Xpander Cro...

Adaptive Cruise Control

Eclipse Cross Mitsubishi - PT. Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) punya program menarik untuk penjualan Mitsubishi Eclipse Cross. Program menarik ini berlaku hanya untuk pembelian selama bulan Mei 2020. Di tengah pandemi Covid-19 ini, Mitsubishi coba untuk meringankan beban masyarakat untuk dapat membeli sebuah kendaraan. Mitsubishi Eclipse Cross saat ini dibanderol mulai Rp 481 juta on the road Jakarta untuk warna hitam (Amethyst Black). Sedangkan untuk varian termahalnya ada Eclipse Cross warna Merah (Red Diamond) yang dibanderol Rp 486 juta. Interior Mewah Sporty Eclipse Cross Program yang ditawarkan pun cukup berguna bagi para calon pemilik Mitsubishi Eclipse Cross soal masalah perawatan mobil. "Program untuk Eclipse Cross memang saat ini yang kami tawarkan untuk konsumen adalah gratis perawatan, yaitu free jasa dan sparepart sampai dengan 50 ribu km atau 4 tahun," ujar Andry Indhardy, Head of Sales & Marketing Planning & Operation Dept PT MM...