Langsung ke konten utama

Jajal Kemampuan Mitsubishi Outlander PHEV

Outlander PHEV Mitsubishi
Outlander PHEV Mitsubishi 
Jakarta - 
Outlander PHEV bisa dibilang mobil plug-in hybrid yang unik dengan tiga metode berkendara. Dihargai Rp 1 Miliar lebih, merasakan langsung kemampuan SUV yang satu ini.

Indonesia tengah menuju era elektrifikasi kendaraan. Sedikit demi sedikit pabrikan otomotif mulai bergerak menjual mobil ramah lingkungan. Salah satunya Mitsubishi dengan Outlander PHEV.

Mobil yang dibanderol Rp 1.294.000.000 ini mengusung teknologi plug-in hybrid atau kombinasi mesin bakar dan motor listrik yang baterainya bisa dicas langsung di instalasi listrik rumah. Selain itu, teknologi plug-in hybrid juga memungkinkan mobil ini berlari hanya dengan mengandalkan tenaga listrik.

Kali ini detikcom berkesempatan mencoba langsung Outlander PHEV di Lombok dalam agenda acara test drive beberapa mobil Mitsubishi. detikcom lebih dulu mencoba menjadi pengemudi Outlander PHEV untuk membuktikan seberapa tangguh mobil ini.

outlander PHEV 7 seater
outlander PHEV 7 seater
Mitsubishi Outlander PHEV mengusung mesin bensin 2.4 liter. Mesin itu dikombinasi dengan motor listrik yang punya tenaga 60 kW di roda depan dan 70 kW pada roda belakang. Soal tenaga, mesin konvensional bisa memuntahkan tenaga maksimal 132,8 dk dengan torsi 211 Nm.
Outlander PHEV dikatakan menjadi salah satu mobil plug-in hybrid yang unik, sebab memiliki tiga mode berkendara, yakni mode EV, mode HEV, dan juga mode Parallel Hybrid.

Pada mode EV, mobil akan bergerak dengan tenaga listrik yang dialirkan dari baterai ke motor listrik di roda depan dan belakang.
Selanjutnya pada mode HEV (Hybrid Electric Vehicle), saat baterai berkurang, maka mesin akan membantu 'ngecas' baterai agar memiliki kapasitas baterai yang stabil. Mesin konvensional akan berperan mirip generator. 

Sementara pada mode Parallel Hybrid, sistem ini berfungsi di saat pengendara membutuhkan tenaga lebih. Misalnya ketika baterai mulai berkurang, maka mesin konvensional akan tetap menjaga pasokan baterai, dan baterai akan memberikan energi pada motor listrik yang berada pada roda depan dan belakang.

Selama perjalanan pertama pagi tadi dengan jarak sekitar 39 km, kami memilih mode EV. Dengan mode EV, mobil melaju hanya dengan penggerak listrik. Posisi baterai saat itu dalam kondisi sekitar 80%. Di mode EV, ketika baterai di bawah 20%, maka mesin bensin akan menyala untuk membantu mengisi ulang daya baterai.

Outlander PHEV New Car Hybrid Mitsubishi
Outlander PHEV New Car Hybrid Mitsubishi 
Selama perjalanan 35 km, mesin bensin sama sekali tidak menyala. Artinya, sejauh itu mobil hanya mengandalkan tenaga listrik yang disimpan baterai. Baru setelah 35 km, mesin menyala untuk membantu baterai mempertahankan pasokan listriknya. Fungsi mesin yang menyala itu bukan menggerakkan roda, melainkan untuk mengisi ulang daya baterai, seperti sebuah generator.

Rasanya mengendarai Outlander PHEV, mobil terasa cukup nyaman karena benar-benar senyap. Meski mesin menyala, getaran mesin tak terdengar bising ke dalam kabin.

Karena mengandalkan tenaga listrik yang torsinya cukup besar, sekali tekan pedal gas mobil langsung meluncur, tidak seperti mobil bermesin bakar lainnya yang kemungkinan memiliki jeda akselerasi.

Sementara itu, rencananya dalam rangkaian acara ini tak hanya ada Outlander PHEV yang diuji. Ada juga beberapa mobil Mitsubishi baru lainnya yang ikut di tes.

"Hari ini kami mempersiapkan line up yang paling baru dari Mitsubishi. Pertama Xpander Cross sebagai crossover kami terbaru, dan tentunya SUV berteknologi terbaru Eclipse Cross dan Triton yang tanggguh di segala medan dan yang terbaru juga yaitu Outlander PHEV," kata Director of Product Strategy Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia Ryoichi Inaba di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Kamis (6/2/2020).

Outlander PHEV Built Up Japan
Outlander PHEV Built Up Japan

Info Promo, Hubungi:
ARI TRI WIBOWO
Mitsubishi Sales Authorized Dealers

Postingan populer dari blog ini

Bukti Kenyamanan Xpander Ultimate

Mitsubishi Xpander Kebanggaan Keluarga Indonesia Kehadiran Mitsubishi Xpander produksi PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) di Tanah Air, menjadikan persaingan mobil kelas Low Multi Purpose Vehicle (LMPV) lebih ketat. Mitsubishi Xpander membawa nilai tambah yang lebih baik saat dikendarai, seperti kenyamanan, kepraktisan, hingga desain eksterior. Tengok saja bagaimana desain tajam dari Xpander, seperti mendobrak pakem tampilan mobil-mobil sekelasnya. Xpander tampil lebih modern dan terlihat agresif. Penerapan bahasa desain "Dynamic Shield" pada mobil-mobil lansiran Mitsubishi, ternyata membuat Xpander ketularan tampil modern. Xpander Ultimate Putih Mitsubishi Xpander melakukan debut global pertama kali di Indonesia pada ajang GIIAS 2017. Diproduksi pada fasilitas pabrik perakitan Mitsubishi Motors, terletak di kawasan industri Deltamas, Bekasi, Jawa Barat dengan besaran konten lokal saat ini mencapai 67%. Mitsubishi Motors pad...

MITSUBISHI XPANDER CROSS: REVIEW PER TIPE

Xpander Cross Ada beberapa perbedaan yang dimiliki Mitsubishi Xpander reguler dengan Xpander Cross . Secara harga kedua varian tersebut beda Rp 19,6 juta (antara varian tertinggi Xpander Ultimate A/T dan Xpander Cross Premium Package A/T). Smart Audiovisual Xpander Cross Lantas apa saja perbedaan yang membuat Xpander Cross benar-benar layak dipinang dibanding versi reguler atau sebaliknya. Dari Beberapa hal fakta dilapangan berhasil mengumpulkan perbedaan berdasar hasil uji coba yang diadakan Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) di Bali (4-5 Februari 2020). 1. Desain Xpander Premium Tampilan  Xpander Cross jelas lebih macho dan kental nuansa petualang khas sebuah SUV. Identitas tersebut terlihat pada bemper depan belakang, overfender, lampu depan, side skirt dan roof rail. Kabin juga terlihat lebih mewah dengan pilihan warna dasbor dan trim elegan. 2. Ground Clearance Xpander Crossover Penggunaan pelek R17 dan ban profil tebal membuat ground clearence Xpander Cro...

Adaptive Cruise Control

Eclipse Cross Mitsubishi - PT. Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) punya program menarik untuk penjualan Mitsubishi Eclipse Cross. Program menarik ini berlaku hanya untuk pembelian selama bulan Mei 2020. Di tengah pandemi Covid-19 ini, Mitsubishi coba untuk meringankan beban masyarakat untuk dapat membeli sebuah kendaraan. Mitsubishi Eclipse Cross saat ini dibanderol mulai Rp 481 juta on the road Jakarta untuk warna hitam (Amethyst Black). Sedangkan untuk varian termahalnya ada Eclipse Cross warna Merah (Red Diamond) yang dibanderol Rp 486 juta. Interior Mewah Sporty Eclipse Cross Program yang ditawarkan pun cukup berguna bagi para calon pemilik Mitsubishi Eclipse Cross soal masalah perawatan mobil. "Program untuk Eclipse Cross memang saat ini yang kami tawarkan untuk konsumen adalah gratis perawatan, yaitu free jasa dan sparepart sampai dengan 50 ribu km atau 4 tahun," ujar Andry Indhardy, Head of Sales & Marketing Planning & Operation Dept PT MM...